Mulanya saling memikat kemudian saling mengikat.
penantian dan harapan panjang, bermuara dipelaminan disertai uluran doa
dan dukungan para kerabat yang datang menjabat.buaian mesra menyelimuti disetiap untaian kata. saling merayu malu-malu, saling menatap penuh cumbu.
perjuangan cinta , tidaklah sulit dijalani, hanya butuh pengorbanan, pengorbanan dalam bentuk keyakinan teguh penuh usaha dan Do'a, layaknya air yang jernih, harus menempuh tajamnya duri ditengah rawa, terhempas ke dasar kerasnya bebatuan dari puncak ketinggian, setelah sakit terbentur batu dan karang, airpun harus bangkit kembali untuk menghadapi berbagai macam gelombang dan goncangan. luka, sudah tentu, apalagi sakit sudah mesti. semua itu adalah bentuk cinta dalam usaha.
cinta dan pendidikan menjadi suatu kesatuan untuk saling melengkapi. Cinta menjadi penawar saat pendidikan terasa pahit dan menyakitkan. sasaat pendidikan seperti jarum yang menyakiti, menjahit dan menembus luka yang sudah parah untuk mengobati dan cinta menjadi pembius rasa agar rasa sakit itu dapat ditahannya. mendidik buah hati penuh dengan emosi sering kali berbuah dengki. mendidik buah hati penuh dengan kemanjaan kasih tak jarang pula berahir ironi. maka cinta dan pendidikan adalah ibarat dua kaki keseimbangan yang penopang hati agar tidak mudah tergelincir pada jurang kebinasaan.
Cinta, satu kalimat beribu makna, mereka memaknainya dari berbagai bahasa dan kiasan kata. terlalu rumit untuk disederhanakan, karena seluruh jiwa dari berbagai belahan dunia, mereka memiliki prespektif dan naluri berbeda tetapi cinta tetap saja menjadi buah pembicaraan yang tak ada ahirnya.
Seperti melodi indah menyayat hati, dendangan iramanya akan terdengar syahdu saat dimainkan secara bersama, dibutuhkan kehadiran jiwa untuk sebuah rasa agar sampai kepada pendengarnya. saat melodi mulai menyentuh hati, segala keindahan terlukis dalam bayangan dan mampu mengikis segala bentuk kebencian. saat cinta begitu terasa indah tiada tara, maka segala bentuk pengorbanannya berubah menjadi tuntutan demi membahagiakan sibuah hati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar